Home Uncategorized Pegiat STQ Lotim Sayangkan Pengunduran Diri Salah Seorang Pengurus LPTQ Dari Jabatannya

Pegiat STQ Lotim Sayangkan Pengunduran Diri Salah Seorang Pengurus LPTQ Dari Jabatannya

5 min read
0
0
108

Klikdot.com, Lotim-Pegiat Tilawatil Qur’an menyayangkan pengunduran diri koordinator bidang Diklat Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Lombok Timur, ditengah gembar-gembornya perlombaan Tilawatil Qur’an di Lombok Timur.

Salah seorang pegiat Tilawatil Qur’an di Lombok Timur Ustadz Muh Khotam Zam Zami SH MH menyampaikan pada tahun 2022 lalu, Kabupaten Lombok Timur telah sukses menyelenggarakan MTQ tingkat Provinsi NTB, sehingga hal itu dinilai bisa meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al Qur’an.

“Alhamdulillah pada tahun lalu Lombok Timur sebagai tuan rumah telah sukses menyelenggarakan MTQ tingkat Provinsi sehingga hal itu kami harapkan bisa meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an dan membumikan Alquran di Lombok Timur,” terang dia, saat dikonfirmasi, Selasa (25/1).

Selain MTQ tingkat Provinsi, Lombok Timur sejak dua tahun terkahir ini juga sangat rutin melakukan lomba MTQ dan STQ mulai dari tingkat kabupaten hingga tingkat desa. Hal ini menurutnya salah satu upaya Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Timur, untuk membumikan Al-Qur’an dan meningkatkan kecintaan masyarakat khususnya kaum muda terhadap Al-Qur’an.

Hampir seluruh kecamatan dan desa kata dia, telah berhasil menyelenggarakan MTQ, sehingga lantunan ayat-ayat Alquran selalu terdengar dari semua sudut di Lombok Timur ini dan tingkat partisipasi masyarakat dalam mensukseskan MTQ jhai sangat tinggi. Hal Itu menandakan bahwa kecintaan masyarakat Lombok Timur terhadap Al-Qur’an sangat tinggi.

“Dengan banyaknya penyelenggaraan STQ maupun MTQ di tingkat kecamatan bahkan desa menandakan bahwa antusias masyarakat Lombok Timur wabil khususnya para generasi muda dan anak kita terhadap Al-Qur’an ini sangat tinggi dan luar biasa,” Terang dia.

Dengan mengundurkan dirinya salah seorang pengurus LPTQ Lombok Timur ini, menurutnya akan berpengaruh terhadap berkurangnya kepercayaan masyarakat terhadap para pengurus LPTQ dan berdampak terhadap minat masyarakat dalam mengikuti MTQ dan STQ nantinya disemua tingkatan.

Sebab, kata dia jika kepercayaan masyarakat terhadap LPTQ ini sudah berkurang maka tingkat partisipasi masyarakat dalam mengikuti lomba-lomba MTQ baik dari tingkat Kabupaten sampai desa otomatis akan berkurang.

“Terlebih kan dalam bulan-bulan ini Lombok Timur juga akan menyelenggarakan STQ tingkat Kabupaten, jadi tidak selayaknya mengundurkan diri, nanti masyarakat bisa berpikiran yang tidak-tidak,” ungkapnya.

Lebih Jauh ia menyampaikan jika ada masalah di pengurusan seharusnya bisa diselesaikan dengan jalur yang baik-baik tanpa diketahui oleh hal layak ramai, agar persolan ini tidak membias kemana-mana yang bisa berdampak terhadap menurunnya minat masyarakat untuk berpartisipasi dalam penyelenggaraan STQ maupun MTQ nantinya.

“Nanti masyarakat akan mengira bahwa ada apa-apa yang terjadi di tubuh pengurus sehingga itu bisa berpengaruh terhadap kepercayaan masyarakat. Kalau masyarakat sudah tidak percaya lagi terhadap LPTQ maka mereka tidak akan mau mengikuti lomba-lomba yang ada, jika tingkat partisipasi sudah berkurang itu artinya minat masyarakat untuk membumikan Al-Qur’an di Lombok Timur ini menjadi berkurang,” Terang dia.

Tidak hanya itu, dirinya juga menyangkan langkah pengunduran diri itu dilakukan hanya dengan membuat rilis yang disebar di sejumlah WhatsApp Group tidak dilakukan secara administratif.

“Semestinya jika beliau ingin mengundurkan diri dari jabatannya bisa mengambil langkah administrasi yang berlaku dan kami sangat menyangkan hal itu,” pungkasnya.

Load More Related Articles
Load More By Editor Klikdotcom
Load More In Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Bela Fihiruddin, Dian Sandi Sebut DPRD Psikopat Demokrasi

Klikdotcom, Mataram – Sejumlah aktivis menilai saat ini Tim Kuasa DPRD NTB tengah be…